
The word “mother” is sacred and embodies beauty, strength, gentleness, patience, and humility. These qualities, inherent in a mother, make her a powerful and nurturing force in her family. Revered figures in history such as Parvati, Lakshmi, Kunti, Draupadi, Mandodari, and Gandhari exemplify the profound importance of motherhood.

In many traditions, a mother is honored with the title mataji, which means “respected mother.” This title signifies the esteemed position a mother holds in society, a reflection of the immense respect and admiration for her.
I pray that all mothers look to these noble figures as role models and embrace the highest dharma for a woman: dedicating herself to her husband in devotion to God. Motherhood is not about seeking leadership but about serving with love and devotion.
As a humble request, I encourage all mothers, particularly those who are blessed with children, to reflect on their words. In moments of frustration, avoid saying, “I bore you with difficulty, I raised you with difficulty, I invested so much in you, and now you defy me.” Giving birth and raising children are sacred duties, and every child will eventually walk the same path, becoming a mother in time, just as you have. The most enlightened approach in times of difficulty is to turn to God, the Supreme Controller, for guidance and strength.
On this special occasion, I wish all mothers a Happy Mother’s Day. May the divine love of God for all His children flow through every revered mother (mataji).
***
Written by I Wayan Wisanta for the special occasion of Mother’s Day, 22 December 2024
Terjemahan
Peran Suci Seorang Ibu: Sebuah Penghormatan untuk Semua Ibu
Ibu… satu nama yang suci dan indah, yang mengandung nilai-nilai keluhuran, kekuatan, kelembutan, kesabaran, dan kesederhanaan. Di balik sifat-sifat tersebut, seorang ibu juga merupakan sosok yang memiliki kekuatan luar biasa bagi keluarganya. Seperti halnya ibu Parvati, ibu Lakshmi, ibu Kunti, ibu Draupadi, ibu Mandodari, ibu Gandhari, dan banyak lagi.
Seorang ibu juga dikenal dengan sebutan “mataji,” yang artinya ibu terhormat. Sebutan ini mencerminkan betapa mulianya kedudukan seorang ibu. Semoga para ibu dapat menjadikan wanita-wanita suci yang disebutkan di atas sebagai teladan dalam hidupnya, dimana dharma tertinggi bagi seorang wanita adalah mengabdikan dirinya kepada suaminya dalam kerangka bhakti kepada Tuhan. Bukan sebagai wanita pemimpin, melainkan sebagai wanita yang mengabdi kepada suami.
Bersama tulisan ini, izinkan saya menyampaikan pesan kepada ibu-ibu yang saya hormati, yang telah dianugerahi keturunan. Jika sedang marah, jangan pernah mengatakan, “Beratnya aku melahirkanmu, beratnya membesarkan dan membiayaimu, hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan, sekarang kamu berani kepada orang tua, dan seterusnya.” Karena melahirkan dan membesarkan anak adalah kewajiban seorang ibu, dan sang anak pun kelak akan mengalami hal yang sama, menjadi ibu pada waktunya, seperti ibunya. Hal yang paling bijaksana untuk dilakukan adalah dengan mendekatkan diri kepada Tuhan, Sang Pengendali Tertinggi.
Selamat Hari Ibu, semoga kasih sayang Tuhan mengalir kepada semua anak melalui seorang ibu yang terhormat (mataji).
***





Leave a comment