Review Jujur Philips Steam Iron DST5010/10 (5000 Series)

Memilih setrika yang tepat bukan perkara mudah, terutama dengan banyaknya pilihan di pasaran yang berbeda dari segi harga, fitur, hingga daya listrik. Saya sempat membaca beberapa ulasan dan membandingkan fitur dari beberapa model, tetapi pada akhirnya keputusan saya dipengaruhi oleh ketersediaan produk secara langsung di toko fisik. Saya memilih Philips DST5010/10, sebuah setrika uap (steam…

Memilih setrika yang tepat bukan perkara mudah, terutama dengan banyaknya pilihan di pasaran yang berbeda dari segi harga, fitur, hingga daya listrik. Saya sempat membaca beberapa ulasan dan membandingkan fitur dari beberapa model, tetapi pada akhirnya keputusan saya dipengaruhi oleh ketersediaan produk secara langsung di toko fisik. Saya memilih Philips DST5010/10, sebuah setrika uap (steam iron) dari seri 5000. Berikut adalah ulasan lengkap berdasarkan pengalaman pribadi selama menggunakan produk ini.

1. Setrika Uap vs. Setrika Kering

Sebelum memutuskan model ini, saya sempat mempertimbangkan apakah akan memilih setrika uap (steam iron) atau setrika kering (dry iron).

Setrika kering (dry iron):
Lebih murah dan ringan
Cocok untuk kain tipis seperti poliester dan sifon
❌ Kurang efektif untuk bahan tebal

Setrika uap (steam iron):
Menghasilkan uap yang mempercepat proses menyetrika
Cocok untuk bahan seperti linen, katun tebal, dan jeans
❌ Membutuhkan perawatan tambahan untuk mencegah kerak

Melihat jenis pakaian yang saya miliki dan kebutuhan menyetrika pakaian kerja, saya memilih setrika uap karena kemampuannya dalam merapikan kerutan membandel dengan lebih efisien.

2. Berat dan Ukuran Fisik

Philips DST5010/10 merupakan setrika dengan ukuran cukup besar dan berat dibandingkan dengan setrika pada umumnya. Bobot dan dimensinya mungkin terasa kurang nyaman bagi sebagian pengguna yang menginginkan alat yang ringan dan mudah digerakkan. Namun, bagi saya pribadi, bobot ini justru membantu memberikan tekanan alami saat menyetrika, sehingga saya tidak perlu menekan terlalu kuat.

Ini tentu merupakan preferensi masing-masing, dan sebaiknya dipertimbangkan sebelum membeli.

3. Material Tapak (Soleplate)

Salah satu fitur unggulan setrika ini adalah penggunaan SteamGlide Plus soleplate, yaitu tapak setrika berbahan dasar aluminium dengan lapisan keramik ganda. Berikut perbandingan jenis tapak setrika secara umum:

Teflon/Non-stick: Umumnya ditemukan pada setrika murah, mudah lengket dan cepat rusak

Stainless Steel: Tahan lama dan licin, namun bisa terlalu panas untuk bahan halus

Keramik: Tidak lengket, merata dalam menghantarkan panas, cocok untuk berbagai jenis kain

SteamGlide Plus: Varian premium dari Philips, kombinasi ketahanan gores, kelicinan, dan distribusi panas yang optimal

Selama penggunaan, tapaknya terasa sangat licin di berbagai jenis kain dan tidak meninggalkan bekas gosong.

4. Fitur Uap dan Efektivitas

Philips DST5010/10 memiliki kemampuan uap yang cukup kuat:
Uap terus-menerus (continuous steam): hingga 40 gram/menit
Semburan uap (steam boost): hingga 180 gram

Fitur ini terbukti sangat membantu merapikan kain tebal dan kerutan yang sulit. Uap juga dapat difungsikan secara vertikal untuk menyetrika pakaian yang digantung, meskipun saya jarang menggunakan fitur tersebut.

5. Sistem Anti-Kerak (Anti-Calc)

Setrika ini dilengkapi Calc-Clean Slider, yaitu sistem pembersih kerak otomatis bawaan yang membantu menjaga performa lubang uap. Endapan mineral dari air dapat menyebabkan penyumbatan jika tidak dibersihkan secara berkala. Philips menyarankan penggunaan air demineralisasi (demineralized water), namun jika menggunakan air keran, fitur ini akan sangat berguna untuk memperpanjang umur setrika.

6. Konsumsi Listrik

Dengan daya 2400 watt, setrika ini masuk kategori tinggi dalam konsumsi listrik. Berdasarkan pemakaian 1–2 jam per minggu, estimasi kenaikan tagihan listrik bulanan berkisar antara Rp10.000 hingga Rp25.000, tergantung intensitas penggunaan.

Namun, daya tinggi ini membuat pemanasan setrika sangat cepat. Hanya sekitar 30 detik hingga panas optimal.

7. Fitur Tambahan

Tangki air besar (320 ml): Cukup untuk menyetrika beberapa pakaian tanpa isi ulang
Fitur anti-drip (anti tetesan air): Tidak meninggalkan noda air pada kain
Kabel 2 meter dengan putaran 360°: Memudahkan gerakan tanpa kusut
Panas merata: Tidak perlu bolak-balik menyetrika di area yang sama

Kesimpulan

Kelebihan:
Uap kuat dan efektif untuk berbagai jenis kain
Tapak licin dan tahan gores
Sistem anti-kerak internal
Tidak perlu tekanan kuat saat menyetrika

Kekurangan:
❌ Berat dan besar, mungkin tidak nyaman untuk semua orang
❌ Daya listrik cukup tinggi

Catatan:
Saya bukan ahli dalam menyetrika dan kebutuhan saya mungkin berbeda dari pengguna lain. Saya cenderung menghabiskan waktu cukup lama untuk mengatur baju saat menyetrika, sehingga mungkin pendekatan saya tidak umum. Ulasan ini murni berdasarkan pengalaman pribadi sebagai konsumen biasa yang mencari setrika berkualitas dan mudah digunakan.

Pemilihan Philips DST5010/10 ini bukan berdasarkan kesimpulan dari riset panjang sebagai produk terbaik secara objektif, melainkan karena keterbatasan pilihan di toko offline. Di antara merek yang tersedia secara fisik, saya memilih Philips karena reputasinya yang baik dalam peralatan rumah tangga. Saya juga menghindari pembelian secara online karena merasa perlu melihat langsung bentuk dan bobot setrika. Selain itu, saya khawatir dengan risiko ekspedisi, terutama untuk barang elektronik yang rawan benturan.Jadi meskipun mungkin masih ada model lain yang lebih ideal menurut hasil riset daring (online research), produk inilah yang secara realistis bisa saya dapatkan saat itu. Dan sejauh ini, saya merasa cukup puas dengan performanya.


Leave a comment